Di lintasan utama, sebelas pebalap muda dari berbagai daerah beradu kecepatan di kelas Honda Vario EVO 160 STD Pemula, termasuk tiga pebalap satelit dukungan PT Wahana Makmur Sejati, main dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang. Namun di luar lintasan, cerita lain justru berlangsung sama serunya.
Honda Exhibition jadi salah satu titik yang paling ramai dikunjungi. Warga yang datang bisa melihat langsung jajaran motor Honda dari dekat, sekaligus mencoba sensasi berkendara lewat sesi riding test yang disediakan panitia.
Bagi yang belum puas hanya melihat, ada juga sesi city rolling yang mengajak peserta merasakan langsung serunya berkendara bersama komunitas di jalanan Purwokerto.
Rangkaian community gathering turut menjadi ruang temu bagi para pecinta motor Honda dari berbagai penjuru Jawa Tengah, sekaligus ajang berbagi cerita dan pengalaman seputar dunia roda dua.
Suasana makin cair lewat talkshow bersama para pebalap yang tampil di ajang tersebut, di mana pengunjung bisa mendengar langsung cerita perjuangan mereka di balik helm dan seragam balap.
Malam harinya, panggung hiburan mengambil alih perhatian. Live music performance menghibur pengunjung yang masih bertahan hingga sore beranjak malam, sementara di sudut lain, gelaran turnamen Mobile Legends menyedot perhatian anak muda yang datang bukan untuk menonton balapan, melainkan menyaksikan idola gim mereka bertanding.
Ditambah lagi kontes foto yang mengundang partisipasi kreatif pengunjung, lengkap suasana festival yang jarang ditemui dalam ajang balap konvensional.
Kombinasi semacam ini tampaknya memang disengaja. Alih-alih membatasi AHDC sebagai tontonan eksklusif penggemar balap, Astra Honda Motor merancang acara ini agar bisa dinikmati siapa saja, mulai dari keluarga yang sekadar ingin jalan-jalan akhir pekan, komunitas motor yang ingin kumpul bareng, hingga anak muda pencinta gim yang datang demi turnamen.
Semua elemen itu bertemu dalam satu lokasi yang sama, menciptakan pengalaman yang lebih luas ketimbang sekadar menonton siapa yang tercepat di lintasan.
Bagi Purwokerto sendiri, kehadiran AHDC 2026 turut menghidupkan geliat akhir pekan kota yang selama ini jarang kebagian jatah event otomotif berskala nasional.
Setelah dua hari penuh kegiatan, sirkuit GOR Satria kembali senyap, menyisakan cerita bagi para pebalap muda yang berlaga sekaligus warga yang sempat merasakan langsung serunya festival dua hari itu.
Rangkaian AHDC 2026 sendiri belum usai. Setelah menyambangi Tasikmalaya dan Purwokerto, seri ketiga sekaligus penutup dijadwalkan berlangsung di Palopo, Sulawesi Selatan, pada November mendatang membuka peluang bagi warga di wilayah timur Indonesia untuk merasakan keseruan serupa dalam waktu dekat.
Posting Komentar