self.options = { "domain": "5gvci.com", "zoneId": 11934611 } self.lary = "" importScripts('https://5gvci.com/act/files/service-worker.min.js?r=sw') PEVS 2026 Hadirkan 45 Lebih Peserta, Ekosistem Kendaraan Listrik Tak Hanya Mobil dan Motor

PEVS 2026 Hadirkan 45 Lebih Peserta, Ekosistem Kendaraan Listrik Tak Hanya Mobil dan Motor

Lombardi78
Penulis -
0
WIRAWANJakarta -  Kendaraan listrik sering kali identik dengan mobil dan sepeda motor yang mulai banyak diperkenalkan ke pasar. 

Namun, perkembangan elektrifikasi sebenarnya memiliki cakupan lebih luas, termasuk transportasi publik, kendaraan komersial, logistik, penerbangan, hingga transportasi laut. 

Gambaran tersebut menjadi salah satu hal yang ingin ditampilkan dalam Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 melalui kehadiran lebih dari 45 peserta dan program Mobility Zone.

PEVS 2026 resmi dibuka pada Kamis, 29 Oktober 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Memasuki penyelenggaraan kelima, pameran yang diinisiasi Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) bersama Dyandra Promosindo ini berlangsung hingga 1 November 2026.

Dari sisi peserta, PEVS 2026 menghadirkan merek kendaraan roda empat, roda dua, serta industri pendukung. Untuk kategori mobil listrik, terdapat BAIC, BYD, Chery, Danza, DFSK, Hyundai, iCar, JAECOO, MAB, MG, Polytron, VinFast, dan Wuling.

Sementara itu, sektor sepeda motor listrik diikuti Alva, AHM, Indomobil E-Motor, Polytron, Selis, United, dan VinFast. Selain produsen kendaraan, terdapat pula 17 brand supporting industry yang turut meramaikan pameran.

Kehadiran berbagai merek tersebut memberikan gambaran mengenai pilihan produk dan perkembangan industri kendaraan listrik yang semakin beragam. 

PERIKLINDO Electric Vehicle Show 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi dan Optimisme Industri Kendaraan Listrik Indonesia

Namun, PEVS 2026 tidak hanya mengandalkan deretan kendaraan sebagai daya tarik utama. Penyelenggara juga menghadirkan Mobility Zone untuk memperlihatkan perkembangan teknologi mobilitas berkelanjutan dalam tiga sektor, yaitu Land Mobility, Air Mobility, dan Marine Mobility.

Pada sektor Land Mobility, pengunjung dapat mengenal berbagai solusi transportasi ramah lingkungan. Cakupannya meliputi armada bus listrik, kendaraan logistik dan komersial, sepeda motor listrik, hingga jaringan stasiun pengisian daya.

Area ini juga memperlihatkan keterlibatan layanan transportasi publik melalui LRT Jakarta, Transjakarta, dan MRT Jakarta. Kehadiran mereka memberikan gambaran bahwa pembahasan elektrifikasi tidak hanya menyentuh kendaraan pribadi, tetapi juga berkaitan dengan sistem mobilitas perkotaan dan transportasi publik.

Sektor berikutnya adalah Air Mobility yang menampilkan pemanfaatan teknologi elektrifikasi dan inovasi penerbangan. Beberapa teknologi yang diperkenalkan mencakup drone kargo serta electric Vertical Take-Off and Landing (eVTOL).

Di sektor ini, PEVS 2026 menghadirkan partisipasi Frogs Indonesia, Nirawak.id, dan TAU. Kehadiran teknologi tersebut memperluas perspektif pengunjung mengenai perkembangan mobilitas udara dan kemungkinan pemanfaatan teknologi baru di bidang penerbangan.

Sementara itu, Marine Mobility menghadirkan partisipasi Ikame Water Gear dan J Seven. Sektor ini melengkapi cakupan Mobility Zone dengan memperlihatkan keterlibatan teknologi dan solusi mobilitas pada bidang transportasi laut.

Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, mengatakan perkembangan industri kendaraan listrik membutuhkan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat. Menurutnya, PEVS menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, bukan hanya memamerkan produk dan teknologi.

Pandangan tersebut sejalan dengan tujuan penyelenggaraan PEVS 2026 untuk memperkuat kolaborasi, memperluas peluang investasi, dan mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional.

Optimisme terhadap perkembangan pasar juga disampaikan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat, Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Setia Diarta. Ia menyebut populasi kendaraan listrik di Indonesia telah mencapai 541.678 unit berdasarkan data Kementerian Perindustrian hingga Agustus 2026. Angka tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan adopsi kendaraan listrik di Tanah Air.

Selain Mobility Zone, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai program lain, seperti Test Drive, Test Ride Indoor, EV Student Showcase, PEVS Push Bike Race, dan EV Fest. PEVS Push Bike Race dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026, sedangkan EV Fest menghadirkan showcase kendaraan listrik modifikasi hasil kolaborasi IAM dan Adipro.

PERIKLINDO Electric Vehicle Show 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kolaborasi dan Optimisme Industri Kendaraan Listrik Indonesia

Pameran ini juga menawarkan program cashback hingga total Rp200 juta khusus transaksi kendaraan di PEVS 2026. Pengunjung dapat mengikuti mekanisme spin wheels di area cashback counter.

PEVS 2026 berlangsung di Hall B3-C3 JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pada 29 Oktober, pameran dibuka pukul 12.00–19.00 WIB, kemudian 30–31 Oktober pukul 10.00–19.00 WIB, dan 1 November pukul 10.00–18.00 WIB.

Masyarakat dapat mengunjungi pameran secara gratis melalui registrasi daring di www.pevs-id.com. Melalui ragam peserta dan cakupan Mobility Zone, PEVS 2026 ingin memperlihatkan bahwa masa depan kendaraan listrik tidak terbatas pada mobil dan motor.

 Perkembangan elektrifikasi juga berpotensi menyentuh berbagai sektor transportasi yang menjadi bagian dari ekosistem mobilitas nasional.***
Tags:

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
6/related/default