Ketersediaan kendaraan, dukungan kepemilikan, serta realisasi pengiriman kepada konsumen turut menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan pasar.
Hal tersebut menjadi konteks kehadiran JETOUR T2 i-DM di Medan, Sumatera Utara.
PT JETOUR Sales Indonesia memperkenalkan SUV plug-in hybrid tersebut melalui pameran di Atrium Centre Point Mall Medan pada 19 Oktober 2026. Model ini ditawarkan dengan harga Rp700 juta on the road Medan.
Dalam kesempatan yang sama, JETOUR juga menggelar serah terima perdana T2 i-DM kepada enam konsumen di kota tersebut.
Serah terima itu menjadi bagian penting dari aktivitas pemasaran JETOUR di Sumatera Utara. Kehadiran produk di pameran memberi kesempatan kepada konsumen untuk mengenal kendaraan, sementara penyerahan unit menunjukkan bahwa proses distribusi kepada pembeli telah mulai berjalan di Medan.
Regional Sales Manager PT JETOUR Sales Indonesia, Andrew Iskandar, menyebut Medan sebagai pasar penting bagi perusahaan untuk menjangkau lebih banyak konsumen di Sumatera Utara.
Melalui T2 i-DM, JETOUR ingin menawarkan kendaraan yang memadukan karakter SUV tangguh dengan teknologi elektrifikasi untuk kebutuhan mobilitas harian maupun perjalanan lintas kota.
SUV PHEV dengan jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.200 km
JETOUR T2 i-DM membawa teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) yang menggabungkan mesin bensin, transmisi khusus hybrid, dan dua motor listrik.
Sistem tersebut terdiri dari mesin 5th Generation ACTECO 1.5 TGDI Hybrid Engine, transmisi 3-Speed Dedicated Hybrid Transmission (3DHT), serta Dual Electric Motor.
Tenaga gabungannya mencapai 360 PS dengan torsi 610 Nm. Sementara itu, baterai CATL LFP berkapasitas 18,4 kWh mendukung jarak tempuh listrik hingga 90 km. JETOUR juga mengklaim jarak tempuh kombinasi lebih dari 1.200 km ketika baterai dan tangki bahan bakar terisi penuh.
Kendaraan ini mendukung DC fast charging yang diklaim dapat mengisi baterai dari 30 persen hingga 80 persen dalam 27 menit.
Angka jarak tempuh dan pengisian tersebut tetap perlu dilihat sesuai kondisi pemakaian, karena hasil aktual dipengaruhi gaya berkendara, situasi jalan, serta fasilitas pengisian daya yang digunakan.
Mengandalkan desain dan perlengkapan fungsional
Sebagai SUV berorientasi petualangan, T2 i-DM menggunakan struktur Hardtop Cage Body Monocoque dengan 80 persen baja berkekuatan tinggi.
Struktur tersebut memiliki torsional rigidity hingga 32.000 Nm/degree dan diklaim mampu menahan beban statis hingga 300 kg.
Tampilan eksterior mengusung siluet boxy, garis tegas, dan tie-down point. Ground clearance 210 mm serta pelek 20 inci menjadi bagian dari karakter SUV tersebut.
Di kabin, tersedia layar sentuh 15,6 inci dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 8155, panel instrumen digital 10,25 inci, Wireless Apple CarPlay dan Android Auto, serta kontrol suara empat zona. Kenyamanan ditunjang sistem audio Sony 12 speaker dan panoramic sky roof berukuran 64 inci.
Untuk mendukung keselamatan, kendaraan dilengkapi 15 fitur ADAS Level 2 dan enam airbag di bagian depan, samping depan, serta sisi kabin.
Garansi menjadi bagian dari penawaran kepemilikan
JETOUR menawarkan garansi kendaraan dan mesin selama enam tahun tanpa batasan kilometer, garansi baterai dan sistem penggerak selama delapan tahun atau 160.000 km, serta gratis perawatan berkala selama tiga tahun atau 30.000 km sesuai jadwal maintenance yang berlaku.
T2 i-DM tersedia dalam lima warna, yakni Khaki White, Carbon Crystal Black, Aviation Silver, Highway Gray, dan Electroplated Green. Konsumen yang memilih Highway Gray atau Electroplated Green dikenakan tambahan biaya Rp10 juta.
Di luar pengenalan T2 i-DM, JETOUR juga menjalankan program penjualan selama Oktober 2026. Pembelian DASHING dan X70 Plus berkesempatan mendapatkan penawaran khusus senilai Rp15 juta serta voucher bensin.
Selama pameran di Centre Point Mall Medan, tersedia pula program Special Lucky Dip hingga Rp5 juta untuk pembelian DASHING, X70 Plus, dan T2 TGDI. Seluruh program berlaku dengan syarat dan ketentuan.
Bagi JETOUR, pengenalan T2 i-DM di Medan menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pasar sekaligus membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Andrew menyatakan perusahaan ingin terus menghadirkan produk yang relevan dan pengalaman kepemilikan yang nyaman.
Pada akhirnya, penerimaan pasar tidak hanya ditentukan oleh spesifikasi dan harga, tetapi juga konsistensi layanan serta dukungan setelah kendaraan diterima konsumen.****