Wonosari Jadi Kiblat Drag Race Sepekan Ini, SIMPATI Hyper 5G Setia Nangkring di Putaran 4 Kejurnas

Lombardi78
Penulis -
0
WIRAWANJakarta -  Kalau akhir pekan ini kebetulan lewat Wonosari, jangan kaget kalau jalanan sekitar Lanud Gading agak padat lebih dari biasanya. 

Bukan macet biasa, tapi rombongan trailer, mobil balap, dan motor-motor drag yang datang dari berbagai daerah untuk satu tujuan: Putaran 4 Kejurnas Drag Race 2026. 

Event ini digelar dua hari, 29 sampai 30 Agustus, dan sekaligus dibungkus jadi bagian dari Pertamax Turbo Drag Fest, festival yang belakangan makin jadi magnet penonton, bukan cuma buat penggemar otomotif garis keras.

Skala pesertanya cukup bikin panitia sibuk mengatur jadwal, 479 starter ambil bagian, tersebar di kategori 201 meter dan 402 meter. 

Untuk jarak pendek, ada delapan kelas yang saling sikut, dari Bracket reguler sampai kelas bebas FFA yang sering jadi ajang pamer performa ekstrem. Jarak 402 meter menyusul dengan lima kelas, Bracket 14 hingga 17 plus FFA-nya. 
Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Menjadi Putaran 4 Kejurnas Drag Race 2026, SIMPATI Hyper 5G Terus Dukung Motorsport Sebagai Ajang Prestasi

Sementara nomor Kejurnas resmi, yang poinnya masuk klasemen nasional, cuma menyisakan enam kelas, membuat persaingan di sana jauh lebih serius dibanding kelas-kelas umum lainnya.

Di luar hiruk-pikuk lintasan, ada satu titik yang jadi tempat orang berkumpul tanpa harus menahan telinga dari suara knalpot: booth SIMPATI. 

Kehadiran jaringan Hyper 5G besutan Telkomsel ini bukan cerita baru di kalender Kejurnas, tapi pola konsistensinya patut dicatat, bukan sekadar numpang eksis lewat baliho, melainkan benar-benar membangun ruang interaksi bagi pengunjung yang datang.

Ada satu kalimat dari keterangan resmi panitia yang cukup menggambarkan alasan di balik dukungan semacam ini, kurang lebih berbunyi bahwa ajang ini dipandang sebagai ruang berkumpulnya komunitas, pelaku industri, dan generasi muda dalam satu ekosistem olahraga sekaligus hiburan.

Tapi mari sedikit realistis. Sponsorship di ajang otomotif seperti ini tidak pernah benar-benar gratis dari kepentingan. 

Brand butuh panggung yang sedang naik daun, dan drag race nasional kebetulan sedang berada di fase itu, penontonnya makin muda, makin ramai di media sosial, meski dari sisi prestasi kompetitif sebenarnya masih kalah sorot dibanding cabang motorsport lain seperti roda dua di sirkuit balap jalan raya. 

Jadi wajar kalau muncul pertanyaan, apakah dukungan macam ini benar-benar mendorong pembinaan atlet drag race jangka panjang, atau lebih ke soal visibilitas jangka pendek di tengah keramaian festival.

Terlepas dari perdebatan itu, yang tidak bisa dibantah, Putaran 4 di Lanud Gading ini punya taruhan besar buat para dragster yang masih berburu poin menuju klasemen akhir musim 2026. 

Pertamax Turbo Drag Fest 2026 Menjadi Putaran 4 Kejurnas Drag Race 2026, SIMPATI Hyper 5G Terus Dukung Motorsport Sebagai Ajang Prestasi
Dan selama daerah seperti Wonosari terus dipercaya jadi tuan rumah, drag race sepertinya akan terus punya jalan untuk naik kelas, dari sekadar hobi adu cepat jalanan, menjadi cabang olahraga prestasi yang benar-benar diperhitungkan.(*)

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
6/related/default