Hasil dari akhir pekan lalu ini bukan hanya soal podium individu, tapi juga memperkokoh posisi AHRT di puncak klasemen tim menjelang seri penutup musim ini.
Sorotan utama tentu datang dari Rheza Danica Ahrens, yang tampil dramatis di kelas Asia Production (AP) 250. Pada race pertama Sabtu (5/9), Rheza terkena penalti yang memaksanya start dari pit lane di posisi ke-30.
Namun ia justru bangkit di tiga lap terakhir, melibas 26 pebalap sekaligus, sebelum akhirnya merebut podium ketiga lewat manuver berani di lap penutup.
Konsistensi juga ditunjukkan Irfan Ardiansyah, yang memulai balapan dari posisi kedua dan menutup race pertama di posisi kelima.
Sementara M. Badly Ayatullah yang start dari posisi ke-11 finis di posisi serupa, melengkapi hasil solid AHRT di kelas AP250 pada balapan pertama.
Race kedua pada Minggu (6/9) membawa cerita berbeda. Rheza kembali start dari belakang di posisi ke-29, namun tetap bertahan di grup terdepan bersama Irfan hingga menjelang akhir balapan.
Sayangnya, jelang tikungan akhir, Rheza mengalami high side yang mengakhiri perjuangannya lebih cepat. Meski begitu, Irfan tampil gemilang dengan finis di posisi keempat, sementara Badly menunjukkan perkembangan positif lewat finis di posisi keenam.
"Tim sudah bekerja sangat baik, saya akan fokus untuk memperbaiki dan mencoba kembali di seri terakhir nanti," ujar Rheza, menunjukkan semangat pantang menyerah meski sempat terjatuh di race kedua.
Di kelas Supersport (SS) 600, Herjun Atna Firdaus turut menyumbang poin penting bagi AHRT. Start dari posisi ketujuh, ia finis di posisi keempat pada race pertama, lalu mengamankan 10 poin tambahan lewat finis keenam di race kedua meski harus berjuang di tengah cuaca terik Sepang.
Sementara di kelas utama Asia Superbike 1000 (ASB1000), Mohammad Adenanta Putra yang start dari posisi ke-10 sempat bersaing di posisi lima besar pada race pertama sebelum finis ketujuh.
Kendala teknis sempat menghampirinya di lap ketujuh race kedua, namun ia berhasil kembali ke lintasan dan menuntaskan balapan di posisi ke-16.
"Kami akan terus memberikan dukungan dan semangat agar para pebalap dapat meraih hasil terbaik di panggung balap dan mewujudkan mimpinya," ujar Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor (AHM), menegaskan komitmen tim terhadap para pebalapnya.
Rangkaian hasil dari Sepang ini membawa dampak signifikan pada klasemen sementara. Di kelas AP250, Rheza kini berada di posisi kedua dengan 108 poin, diikuti Irfan di posisi ketiga dengan 106 poin, dan Badly di posisi 18 dengan 26 poin kombinasi hasil yang membawa AHRT memuncaki klasemen tim dengan total 214 poin.
Di kelas lain, Herjun menempati peringkat lima klasemen SS600 dengan 114 poin, sementara Adenanta berada di peringkat tujuh klasemen ASB1000 dengan 80 poin.
Dengan modal klasemen yang kuat ini, AHRT akan melanjutkan perjuangannya di putaran keenam sekaligus seri penutup musim, yang digelar di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 4–6 Desember mendatang, sebagai kesempatan terakhir untuk menutup musim 2026 dengan hasil terbaik.***