Angka tersebut justru menjadi alasan Mazda untuk bergerak lebih agresif dengan membawa tiga model terbaru ke kota ini.
Melalui PT Eurokars Motor Indonesia (EMI), Mazda memperkenalkan The All-New Mazda CX-5, The New Mazda CX-30, dan The All-New Mazda 6e Fastback dalam momentum Regional Product Introduction di Makassar.
Langkah tersebut bukan sekadar agenda perkenalan produk. Mazda melihat Makassar memiliki ruang pertumbuhan yang masih cukup besar, terlebih kondisi ekonomi daerah menunjukkan tren positif.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar, ekonomi kota tersebut tumbuh 6,61 persen secara tahunan pada triwulan I 2026.
Artinya, Mazda melihat ada pasar yang sedang berkembang, tetapi selama ini belum memberikan kontribusi sebesar wilayah lain.
“Setiap wilayah memiliki karakter konsumen dan potensi pertumbuhan yang berbeda. Bagi Mazda, Makassar memiliki ruang yang masih sangat terbuka untuk berkembang,” ujar Ricky Thio, Chief Operating Officer PT Eurokars Motor Indonesia.
Menurut Ricky, kehadiran produk-produk terbaru Mazda diharapkan dapat memperluas pilihan konsumen sekaligus memperkuat posisi merek asal Jepang tersebut di kawasan Indonesia Timur.
CX-5 Generasi Ketiga Mulai Rp604 Juta
Salah satu model yang menjadi perhatian adalah The All-New Mazda CX-5. Memasuki generasi ketiga, SUV ini membawa sejumlah pengembangan pada ruang kabin, kenyamanan, teknologi, dan pengalaman berkendara.
Di Makassar, CX-5 generasi terbaru ditawarkan dalam dua pilihan, yakni Sport Edition dan Kuro Edition.
Harga OTR Makassar masing-masing dipatok Rp604,4 juta untuk Sport Edition dan Rp694,4 juta untuk Kuro Edition.
Mazda tetap mempertahankan filosofi Jinba-Ittai yang menjadi karakter produknya. Filosofi tersebut menempatkan hubungan antara pengemudi dan kendaraan sebagai salah satu elemen penting dalam pengalaman berkendara.
Bagi Mazda, CX-5 bukan sekadar SUV dengan tampilan premium. Model ini diarahkan untuk konsumen yang menginginkan kombinasi kenyamanan, kepraktisan, sekaligus karakter berkendara yang lebih personal.
CX-30 Jadi Model Lokal Pertama Mazda
Jika CX-5 menjadi representasi generasi terbaru, The New Mazda CX-30 membawa cerita berbeda.
Model ini menjadi tonggak penting bagi Mazda di Indonesia karena merupakan model pertama yang dirakit secara lokal melalui Mazda Indonesia Plant di Citeureup, Jawa Barat.
Meski dirakit di dalam negeri, Mazda menegaskan CX-30 tetap mengadopsi Mazda Global Manufacturing Standards.
Yang menarik, status sebagai model rakitan lokal membuat CX-30 memiliki harga yang lebih kompetitif dibanding sejumlah model Mazda lainnya.
Untuk pasar Makassar, The New Mazda CX-30 dibanderol Rp506,6 juta OTR.
Mazda juga memberikan paket purna jual berupa 3-Years MyMazda Warranty hingga tiga tahun atau 100.000 kilometer serta 3-Years Free Labor Service Package hingga tiga tahun atau 60.000 kilometer.
Dengan harga tersebut, CX-30 menjadi salah satu model yang cukup strategis untuk Mazda dalam memperluas penetrasi pasar.
Mazda 6e Bawa Ambisi Elektrifikasi
Tidak hanya mengandalkan SUV bermesin konvensional, Mazda juga membawa The All-New Mazda 6e Fastback sebagai representasi arah elektrifikasi merek tersebut.
Model ini memang belum ditampilkan secara fisik di Makassar. Namun Mazda tetap memperkenalkannya kepada konsumen sebagai bagian dari portofolio kendaraan listrik terbaru.
Mengusung desain fastback, pendekatan minimalis, serta teknologi elektrifikasi, Mazda 6e menjadi salah satu produk yang memperlihatkan arah baru Mazda di tengah perubahan industri otomotif menuju kendaraan yang lebih elektrifikasi.
Model ini juga disebut sebagai peraih penghargaan 2026 World Car Design of the Year.
Untuk pasar Makassar, harga The All-New Mazda 6e Fastback ditetapkan Rp865,5 juta OTR.
Angka tersebut jelas menempatkannya di segmen premium. Namun bagi Mazda, kehadiran 6e bukan semata-mata mengejar volume penjualan, melainkan memperkenalkan arah teknologi dan desain Mazda di masa depan.
Mazda 3 Tetap Jadi Pilihan Berbeda
Di tengah semakin kuatnya dominasi SUV, Mazda masih mempertahankan Mazda 3 Hatchback sebagai pilihan bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan karakter berbeda.
Mazda 3 Hatchback dipasarkan di Makassar dengan harga Rp606,9 juta OTR.
Model ini menyasar konsumen yang lebih mementingkan karakter berkendara dan desain dibanding sekadar mengikuti tren SUV.
Konsumen Bisa Langsung Test Drive
Mazda tidak hanya memajang kendaraan di Trans Studio Mall Makassar.
Selama pameran 31 Agustus hingga 6 September 2026, konsumen dapat mengikuti sesi test drive The New Mazda CX-30.
Langkah tersebut cukup penting bagi Mazda karena karakter berkendara menjadi salah satu nilai jual utama produknya. Konsumen tidak hanya melihat desain atau membaca spesifikasi, tetapi bisa langsung merasakan respons kendaraan dari balik kemudi.
Viya Arsawireja, Head of Marketing & Communications PT Eurokars Motor Indonesia, mengatakan pengalaman langsung menjadi bagian penting dalam memperkenalkan karakter Mazda.
“Kami ingin masyarakat Makassar tidak hanya mengenal Mazda melalui desain dan spesifikasinya, tetapi juga merasakan langsung karakter berkendara setiap model,” ujar Viya.
Ada Diskon dan Program Pembiayaan
Untuk menarik perhatian konsumen, Mazda juga menyiapkan program kepemilikan khusus selama pameran.
CX-5 ditawarkan mulai Rp604,4 juta dengan pilihan uang muka mulai Rp168 juta atau cicilan mulai Rp8,8 juta per bulan.
Sementara CX-30 yang dibanderol Rp506,6 juta memiliki pilihan uang muka mulai Rp77 juta atau cicilan mulai Rp6,8 juta per bulan.
Mazda juga menawarkan sales deals hingga Rp100 juta untuk model tertentu, pilihan program pembiayaan termasuk bunga 0 persen, serta program Upgraded 5-Years MyMazda Service sesuai syarat dan ketentuan.
Dengan berbagai penawaran tersebut, Mazda tampaknya ingin mengubah momentum perkenalan produk menjadi peluang penjualan.
Pasalnya, angka kontribusi penjualan Makassar yang masih di bawah 5 persen menunjukkan bahwa pekerjaan Mazda di Indonesia Timur masih jauh dari selesai.
Pertumbuhan ekonomi Makassar memang memberikan peluang. Namun peluang tersebut tetap harus diterjemahkan menjadi penjualan nyata.
Tiga model baru, program kepemilikan, hingga fasilitas test drive kini menjadi bagian dari strategi Mazda untuk memperbesar pangsa pasarnya di kawasan tersebut.
Apakah strategi ini mampu membuat kontribusi Makassar bergerak lebih tinggi? Jawabannya tentu baru akan terlihat dari performa penjualan Mazda dalam beberapa bulan mendatang.
Yang jelas, Mazda sudah mulai membuka permainan lebih serius di Indonesia Timur.(*)