Ajang tahunan Astra Honda Motor Technical Skill Contest (AHM-TSC) 2026 yang memasuki edisi ke-30 di Cikarang menjadi panggung ujian sesungguhnya.
Kategori Teknisi Big Bike—yang hanya dipertandingkan dua tahun sekali—menjadi ruang pembuktian paling elite. Trubus, yang mewakili jaringan Main Dealer PT Wahana Makmur Sejati (WMS) area Jakarta-Tangerang, harus berhadapan dengan skenario gangguan mekanis dan kelistrikan rumit yang dirancang khusus oleh tim penguji teknis PT Astra Honda Motor.
Perjalanan Trubus melangkah ke podium nasional tidak diraih secara mudah. Ia harus menyisihkan kompetisi berjenjang yang melibatkan lebih dari 9.700 teknisi dari 3.657 jaringan AHASS di seluruh Indonesia.
Keberhasilannya menyabet peringkat Juara 2 Nasional membuktikan bahwa kapasitas dan ketenangan teknisi binaan WMS dalam menyelesaikan masalah teknis Big Bike berada di jajaran teratas nasional.
"Kompetensi teknisi dan service advisor adalah fondasi utama dalam menghadirkan layanan purna jual yang berkualitas. Karena itu, WMS terus memperkuat pengembangan SDM melalui berbagai program pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan sesuai standar Honda. Keikutsertaan dalam AHM-TSC 2026 juga menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus tolok ukur atas kualitas SDM yang kami miliki," terang Benedictus F. Maharanto, Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati.
Penguasaan Trubus terhadap karakter mesin multi-cylinder, arsitektur transmisi canggih Dual Clutch Transmission (DCT), hingga pemindaian sensor keselamatan elektronik modern menjadi kunci utama keberhasilannya mengumpulkan poin tinggi dari para juri nasional.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen WMS dalam mengawal lini produk premium Honda. Para pemilik Big Bike Honda di kawasan Jakarta dan Tangerang kini mendapatkan jaminan ekstra bahwa jajaran teknisi di bengkel resmi AHASS ditangani oleh sumber daya manusia yang diakui keandalannya secara nasional.
"Kami mengucapkan selamat kepada Trubus atas prestasi yang diraih. Pencapaian ini merupakan hasil dari dedikasi, kerja keras, dan semangat untuk terus belajar dalam mengembangkan kompetensi. Harapannya, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi sekaligus role model bagi seluruh teknisi Big Bike di jaringan AHASS area kami untuk terus meningkatkan kemampuan," tutup Benedictus.
Posting Komentar