Langkah ini penting karena teknologi hybrid tidak cukup dijual melalui brosur. Konsumen harus mendapatkan pengalaman langsung sebelum mempercayai bahwa teknologi tersebut benar-benar memberikan keuntungan dalam penggunaan sehari-hari.
“Kepercayaan masyarakat terus menjadi bagian penting dari perjalanan Daihatsu di Indonesia,” ujar Rokky.
Modal tersebut memang masih terlihat di Jawa Timur. Hingga Juni 2026, penjualan Daihatsu tumbuh 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan mempertahankan posisi market share nomor dua.
Tetapi justru di sinilah tantangannya. Basis konsumen Daihatsu masih kuat, sementara perusahaan harus mulai menggeser sebagian energinya ke teknologi baru tanpa kehilangan pasar yang selama ini menjadi tulang punggung.
New Sigra dan Terios tetap dipertahankan. New Sigra menyasar keluarga melalui konfigurasi tiga baris, sedangkan Terios Special Edition ditawarkan sangat terbatas, hanya lima unit. Rocky Hybrid kemudian ditempatkan sebagai wajah baru Daihatsu menuju elektrifikasi.
Masalahnya, konsumen kini semakin kritis. Mereka bukan hanya melihat harga dan desain, tetapi juga efisiensi, teknologi, fitur, kenyamanan serta biaya kepemilikan. Rocky Hybrid harus mampu memberikan alasan yang cukup kuat agar konsumen tidak sekadar datang melihat, tetapi benar-benar tertarik membeli.
Daihatsu mencoba memperkuat daya tarik melalui berbagai program penjualan. Selama GIIAS Surabaya, tersedia tambahan diskon, voucher belanja, voucher Pertamina dan cashback hingga Rp13 juta.
Program Gebyar Merdeka juga berjalan hingga 31 Oktober 2026 dengan hadiah utama Gran Max Urban Retro, yang disebut hanya tersedia satu unit di Indonesia dan satu unit di dunia.
Program tukar tambah, kredit spesial, diskon dan konsultasi dokter gratis turut ditawarkan.
Namun promo hanya mampu menarik perhatian dalam jangka pendek. Rocky Hybrid memiliki tugas lebih besar untuk membuktikan bahwa langkah elektrifikasi Daihatsu bukan sekadar mengikuti tren.