Namun, bagi Wahana Artha Group atau WAG, kepedulian terhadap masyarakat dibangun melalui langkah yang berulang dan berkelanjutan, mulai dari donor darah, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga aksi berbagi pada momen keagamaan.
Donor darah yang digelar di Wahana Artha Head Office, Jakarta Pusat, pada 7 September 2026 menjadi salah satu gambaran dari upaya tersebut.
Bekerja sama dengan PMI DKI Jakarta, WAG berhasil mengumpulkan 48 kantong darah dari para karyawan yang mengikuti kegiatan bertema “Menggerakkan Mobilitas, Menyelamatkan Kehidupan”.
Kegiatan itu bukan agenda yang berdiri sendiri. Sepanjang 2026, WAG telah tiga kali mengadakan donor darah.
Pelaksanaan pertama pada 18 Februari mengumpulkan 65 kantong darah, disusul kegiatan pada 4 Juni dengan 67 kantong darah. Dengan tambahan dari kegiatan September, total darah yang terkumpul mencapai 180 kantong.
Angka tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam membangun partisipasi sosial di internal. Bagi WAG, kegiatan donor darah membuka kesempatan bagi karyawan untuk terlibat langsung dalam aksi yang manfaatnya dapat diterima masyarakat.
Chief of Corporate Affairs Wahana Artha Group Michael Soekamto menilai kepedulian sosial perlu dijaga agar tidak berhenti pada satu momentum.
“Harapan kami, donor darah dapat terus menjadi kegiatan yang dekat dengan karyawan dan dilakukan secara berkelanjutan. Setiap kantong darah yang terkumpul memiliki arti bagi orang lain yang membutuhkan,” ujar Michael.
Pernyataan itu menggambarkan pendekatan yang dibangun WAG. Aksi sosial tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan, melainkan dari kemampuan menjaga semangat keterlibatan agar terus tumbuh di lingkungan perusahaan.
Selain donor darah, WAG juga menjalankan berbagai program sosial melalui Yayasan Wahana Artha atau YWA serta unit bisnis dalam grup perusahaan.
Program tersebut mencakup bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, tiga sektor yang memiliki hubungan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.
Dalam bidang pendidikan, dukungan perusahaan dapat menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan belajar dan pengembangan kapasitas generasi muda.
Di sektor kesehatan, program sosial membantu memperkuat kesadaran mengenai pentingnya pencegahan serta akses terhadap kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara pada bidang lingkungan, keterlibatan perusahaan menjadi salah satu cara untuk mendorong kebiasaan yang lebih peduli terhadap ruang hidup bersama.
Beragam langkah tersebut dirangkum dalam semangat “Sinergi Bagi Negeri”. Bagi WAG, sinergi berarti tidak berjalan sendiri. Perusahaan, karyawan, yayasan, mitra, dan masyarakat dapat mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing untuk menciptakan dampak yang lebih luas.
Donor darah menjadi contoh yang mudah dilihat. Karyawan datang secara sukarela, PMI DKI Jakarta menangani proses medis dan distribusi, sementara perusahaan menyediakan ruang serta dukungan agar kegiatan dapat berlangsung.
Ketika semua pihak bergerak bersama, hasilnya bukan hanya puluhan kantong darah, tetapi juga budaya peduli yang tumbuh dari lingkungan kerja.
Tiga kali donor darah sepanjang 2026 menghasilkan 180 kantong darah. Namun, maknanya tidak berhenti pada angka tersebut.
Setiap kegiatan menjadi pengingat bahwa kontribusi sosial bisa berawal dari langkah dekat, dilakukan bersama, dan dijaga konsistensinya.
Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, Wahana Artha Group ingin memastikan pertumbuhan perusahaan sejalan dengan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.***